Rasa ngantukku tadi pagi betul-betul menguap seketika. Padahal sebelumnya aku sudah sukses memejamkan mata dan hampir lenyap tertidur. Bukannya apa-apa, sungguh jikalau hanya cara mengemudi supir angkot yang kacau, tidak akan mungkin membangunkanku. Juga suara ribut klakson tidak akan mengganggu tidur-tidur ayamku.
Tapi, entah muncul darimana dan tanpa permisi, tiba-tiba muncul bau-bau yang menyerupai campuran bau jempol kaki, bau naga, dan segala bebauan menyengat yang ada di bumi. Oke, ini sudah terlalu berlebihan.. tapi sungguh.. tak disangka-sangka, bau menusuk yang mungkin tidak dirasakan oleh orang lain di angkot (selain diriku tentunya) benar-benar telah sukses merusak morning mood ku..
Setelah diintip-intip dan ditengok, bebauan itu menguar dari abang-abang yang ada di sebelahku. Dan sesudah aku sadar penuh, dapat kusimpulkan bahwa itu adalah bau badan saudara-saudara!! Oh my god.. Di pagi hari di saat semua orang masih dalam keadaan fresh karena baru selesai mandi, ternyata abang di sebelahku ini malah menyebarkan aroma menyegarkan ala dirinya..
Jangan bilang aku sembarangan menuduh, tapi bau badan itu sungguh-sungguh berasal dari dia.. Bahkan lebih keras dari aroma knalpot sekalipun.. Sialnya lagi, kenapa dia harus duduk di sebelahku?? Masalahnya, hidungku ini sangat peka terhadap semua benda berbau tajam (termasuk aroma tubuh.. Masih mending kalau wangi *sigh*)
Walhasil sepanjang perjalanan ku ke kantor, aku tidak bisa melanjutkan tidurku. Dalam keadaan siaga penuh, kututup hidungku dengan saputangan (hey, siapa yang masih peduli dengan perasaan dia yang mungkin saja tersinggung? Peduli amat! Dia saja tidak sadar akan kebersihan dirinya sendiri. Hoii.. meracuni penciuman orang lain saja).
Begitu sampai di kantor, hal pertama yang kucari adalah penyebab dan pengobatan untuk bau badan.
Jadi, siapapun yang merasa smelly, boleh ditiru dan diobati deh, sebelum menjadi polutan bagi orang lain, hehehe ;)
Posted at 02:46 pm by Hannyta