This is my thought, my inspirations, my world..
This is my blog, my home, wo de jia...
Enjoy..

   

<< January 2008 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




Daisypath Anniversary tickers




My Previous Posts
  • Hampir satu bulan
  • The Vow
  • Perempuan oh perempuan
  • Here comes the links
  • Recapitulation
  • Sang finalis
  • A.K.A.P
  • Main hati
  • New phase
  • Kangen dia
  • The Backstabber (part 2)
  • Pujangga kata
  • Dear papa..
  • Caleg oh caleg
  • Blogging fellah, blogging....
  • The Backstabber
  • Kisah cinta masa lalu
  • The check list
  • Piring somplak
  • Mars and Venus
  • Imbas hujan di rumahku
  • Kabar terakhir
  • Birthday wishes
  • Suara kepala
  • Guardian angel
  • Satu hal penting
  • Pria
  • Percakapan di sore kemarin
  • Setelah seratus hari
  • Tips berkendara dengan angkutan umum
  • All these marriage things
  • Sex and the city
  • Let's cook some meal together :)
  • Since he's gone..
  • 224 mg/dl
  • Ternyata Tuhan sayang padanya
  • Till death do them apart
  • Girang hati di pagi hari
  • Things will never be the same again
  • 4 May 2008
  • Selamat jalan papa..
  • Kursi itu mungkin tidak cocok untuk kita
  • Dokter gratis, obat sama
  • Coretan senja
  • Dua jam sebelum pulang
  • Mimpi si burung kecil
  • Suatu hari di studio foto
  • Burung kecil di tepi sungai
  • Pria tanpa P
  • Panglima keluarga
  • Upcoming birthday
  • Sms orang (gila)
  • He's going home
  • The secrets of secretary
  • Bandar judi setahun
  • Silhouettee
  • Gigiku malang, gigiku sayang
  • Penjagal gigi
  • Alone
  • Falling in love
  • Yang aku mau
  • Things you should know if your plane crashes...
  • Goodbye to you
  • Pesawatku hampir transit
  • Late 2007 and early 2008
  • It's holiday babe..
  • Bumi yang semakin panas
  • Smell like hell
  • Just try...
  • Wartawan kurang ajar
  • !@#$%^&*&^$#@!
  • Wake up you moron.. Cigarette=Drug
  • Salah omong... salah dengar
  • If life is so short
  • Ceklokan merah
  • Nonton film
  • Say g'bye to friendster
  • Her wedding
  • Wodejia




    Tulisan-tulisanku boleh dicopy-paste, tapi mohon dicantumkan source nya atau di link ke http://wodejia.blogdrive.com.... Thank you ;)



    My other blogs
    Thoughts, inspiration, and the way i see something
    My multiply



    Links
    Andrei // Andi Eriawan // Blue // Brokoli Sehat // Enno // Kodok // Ninit // Putlies // Renungan Harian // Silly // Tusuk Gigi



    Email me



    Visitors counter
    hits
    Fans on the page











    Enhanced with Snapshots

    Add to Technorati Favorites

    KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

    Search Engine Optimization



  • If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



    rss feed


    Tuesday, January 22, 2008
    Alone

    "Jangan belagak sok kuat deh kalau memang pada dasarnya ga sanggup"

    Ini semua akibat dari DVD asal Thailand 'Alone' yang dengan gaya pede dan berani nya kupinjam dari sepupuku tiga hari lalu.
    Sebenarnya sih sudah ada peringatan tidak tertulis (tapi jelas-jelas terucap) dari teman kantorku tentang bahaya nya menonton DVD ini, tapi memang dasar memang sudah bawaan orok dari sananya yang sok tau dan sok kuat, kuputuskan juga untuk memutar film itu.. di rumah :)

    Berbekal nonton bareng (halah, gayanya seperti nonton bola deh) dengan mama ku di kamar plus gaya nonton yang tidur-tiduran di atas kasur (dengan guling yang siap setiap saat untuk digunakan menutup mata), aku akhirnya memencet tombol play di remote dan dimulailah film tersebut.

    Musiknya itu nyebelin sekali, berdentum-dentum, membuat kaget saja.. adegan yang tidak seram pun jadi mengerikan. Guling sudah kupeluk, dan kuintip mamaku di ranjang sebelah yang terdengar anteng. Oalah.. ternyata dia malah tertidur. Tadinya sudah akan kubatalkan niat nonton bareng (yang sekarang berubah judul jadi 'nonton sendirian') karena takut. Tapi setelah dipikir-pikir, ini toh cuma film yang dari permulaannya sih tidak terlalu seram. Jadi, diberani-beranikan deh menontonnya.

    Ceritanya bermula dari sepasang saudara kembar siam dempet perut (anggap si A dan si B) yang jatuh cinta pada pria yang sama. Tapi si pria ternyata memilih salah satu di antara mereka (si B) dan membuat si A cemburu buta. Si A berusaha keras supaya si B tidak bisa makin dekat dengan si pria. Si B yang merasa kebahagiannya terhalang berniat untuk memisahkan diri dari kembaran siam nya. Si B menolak dan malah mencekik si A, akhirnya mereka pun dipisahkan, tapi dalam keadaan si A sudah meninggal dan si B hidup. Si B menyamar menjadi si A dan mulai mendekati kembali pria tersebut. Singkat kata, mereka pun menikah. 
    Film ini menjadi tambah ramai ketika hantu si A mulai gentayangan dan mengganggu si B.
    Namanya juga film hantu, jadi efek-efek setan dan kekagetan menjadi bumbu yang bisa dilihat di sepanjang durasi (sukses sekali membuat aku sering menutup mata dengan guling). Bayangan setan yang ada di lift, tulisan di kaca, dan sejumlah 'persetanan ala asia' bolak balik muncul di layar. 

    Rasa takut yang muncul setelah aku selesai menonton jujur cuma sedikit. Tapi efeknya betul-betul terasa sampai sekarang...sebel!

    Aku jadi tidak berani untuk tidur sendiri di kamarku di atas (huh sial, padahal seumur hidup aku sudah tidur disana). Jadi sampai hari ini, orang tuaku terpaksa harus rela diganggu oleh anaknya yang satu ini --> tidur nebeng dengan alasan kamar mereka lebih adem (hohoho, ga mau mengakui kalau takut tidur sendiri nih)

    Jadi, moral of the story is: Jangan nonton film horor kalau memang tidak sanggup. Alone sendiri layak ditonton kok.. Coba saja tonton, lalu ceritakan padaku bagaimana pengalaman anda.. hehehe

    Posted at 03:27 pm by Hannyta

    andrei-travellous
    January 22, 2008   10:19 PM PST
     
    mungkin emang bagusnya nonton sendiri secara judulnya juga Alone, hehehe
    sebelum tidur liat dulu ya di bawah ranjang, sapa tau....
     

    Leave a Comment:

    Name


    Homepage (optional)


    Comments




    Previous Entry Home Next Entry