I'm counting down.. to the age of 25!!
Ih, ampun, ternyata sudah seperempat abad. Tua sekali. Dan selama ini, kira-kira apa saja yang sudah ku capai? Hm.. kalau di list-down, kok sepertinya tidak ada yang spesial ya? Jadi sedikit agak menyesal juga dengan apa yang sudah pernah aku lewati.
Okay, postingan hari ini khusus mereview hal-hal apa yang sudah pernah dan (harusnya) akan kucapai..
Mulai dari jaman SD
Masuk SD umur 5 tahun lebih sedikit. Ini karena bulan lahirku yang terlalu tanggung sehingga kalau ikut angkatan 1988-1989 bisa-bisa menjadi yang tertua. Akhirnya dengan sedikit tipu-tipu akte lahir, aku diselundupkan ke SDN dekat rumahku. Lagipula waktu itu aku sudah bisa membaca dengan lancar, jadi pihak SDN pun tidak bemasalah untuk mengajar anak imut yang satu ini ;)
Prestasi selama 6 tahun di SDN tidak terlalu mencengangkan. Biasa saja. Kelas 2 SD nilai matematikaku sempat merah. Untung si wali kelas masih sedikit berbaik hati dan tidak bercuap-cuap di depan orang tuaku. Aku pun sukses menduduki peringkat ke 38 dari 40 anak, hehe..
Lanjut ke SMP
Disini pertama kali mengenal acara 'taksir-taksiran' ala cinta monyet yang untungnya malah membuatku tambah rajin belajar.
Kebetulan anak yang kutaksir dari sejak kelas 1 sampai kelas 3 (beuh.. setia banget) itu anak yang pintar. Tapi bukan pintar dan 'bertampang bodoh' seperti di film-film. Dia jago dalam basket dan betul-betul ganteng (cenderung mirip Jimmy Lin lah *hypermode on*), hehe, mungkin kalau sekarang ketemu bisa langsung kukatakan kalau dulu aku naksir berat padanya (maklum, saking groginya, dulu tidak pernah sekalipun kutunjukkan perasaanku).
Supaya bisa dekat, sering kugunakan trik 'tanya-tanya pelajaran dan pinjam buku catatan' dengannya.
Hasilnya, selama di SMP aku tidak pernah keluar dari peringkat 5 besar dan meraih NEM (jaman dulu namanya masih NEM) tertinggi ke 2 di sekolahku.
Tapi tetap, dia toh tidak tau bahwa aku suka dengannya.. Jadi tidak ada tuh acara jadian-pacaran.
Masuk SMA
Kejadian paling menyebalkan adalah julukan anak-anak SMA kepadaku dengan sebutan 'alien workshop' (damn them!!) karena badanku yang sangat kurus untuk tinggi 165cm.
Aku termasuk anak cupu (culun punya) yang (untungnya, hehe) cukup nyambung dengan pelajaran sekolah. Sempat apply untuk beasiswa di NTU tapi ditolak karena NEM yang kurang sedikit, huhuhu 
Sekolah khusus perempuan
Tiga tahun di sekolah sejenis (dengan dosen mayoritas suster-suster dan ibu-ibu) betul-betul mengubah kepribadianku. Dari anak pendiam yang cuma bisa mendengarkan apa yang diberikan guru menjadi perempuan galak yang hobi berdebat di kampus. Sempat diberi nilai C (padahal nilai UTS+UAS ku sudah cukup untuk mendapatkan B) karena bertengkar dengan dosen Hukum Dagang yang seenak-enaknya membuang kliping yang sudah susah payah kubuat.
Melangkah ke dunia kerja
Sempat berpikir, kenapa aku bisa bertahan sampai hampir 5 tahun di perusahaan yang sama? Bosan pasti ada, tapi rasanya keluar dari zona nyaman ini sangat sulit, padahal aku tau, ini berbahaya. Atasanku baik sekali padaku. Working environment yang sehat dan jauh dari acara back-stabbing.
Lalu apa yang sudah kucapai selama ini?
Sialnya sampai saat ini masih jauh panggang dari api. Terlalu banyak yang harus dipikirkan, dipenuhi, dan tentu saja.. dibayar.
==================================================================
Cita-citaku: Kuliah lagi ambil S1, jalan-jalan keluar negeri seperti Andrei, dan beli mobil sendiri!! (tiga cita-cita ini adalah yang terberat dari yang selalu kubuat di setiap resolusi awal tahun, hiks.. doakan ya
)