Burung kecil di tepi sungai
Pernahkah kamu merasa, ketika keinginan kamu yang paling besar dikabulkan, kamu malah ingin membalikkan badan... dan pergi.
Aku pernah..
Pernahkah kamu, ketika ucapan yang mengharu biru dan tindakan yang memedihkan mata terjadi, dan kamu malah ingin menghapus adegan itu dan berharap semuanya menjadi sebiasa mungkin.
Aku pernah..
Pernahkah kamu meminta sesuatu, dan ketika itu datang, kamu malah ingin diberi pilihan lain?
Aku pernah..
Pernahkah kamu diperlakukan dengan istimewa dan walaupun kamu berwajah sumringah plus bersemu merah, namun jauh di lubuk hatimu, kamu merasa ada yang kurang?
Sialnya, aku pernah..
=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+=+
1 Maret 2008 harusnya menjadi hari yang paling indah, ketika sungai meminta burung langsung dari induknya.
Burung memang tersenyum, tertawa, gugup, grogi, berdebar-debar, dan bertelapak kaki dingin... Tapi, sesuatu - ya sesuatu - yang ada di dasar sungai membuat burung tetap bingung. Tetap ingin mengepakkan sayapnya dan sekedar ingin pergi.. mampir ke tempat lain sebelum akhirnya akan mengikatkan kaki di aliran sungai.
Tolonglah, jangan dulu tenggelamkan burung dalam riak sungai. Dia masih ingin bermain di pucuk-pucuk pepohonan dan dedaunan.
Dia senang bermain dalam air sungai, sungguh dia senang dan bertekad akan menghabiskan hidupnya di pinggiran sungai, tapi tiupan angin dan semriwing cahaya yang ada di luar sana sungguh menggoda burung untuk sekedar bertengger dan bermain sesaat.
Hanya sesaat saja, cuma sebentar, sampai ditetapkan untuk bersama sungai selamanya.
Beri dia waktu, walau hanya sekejap.
Posted at 12:58 pm by Hannyta
 |  |  |
Hannyta March 31, 2008 12:09 PM PDT
To Enno: Iya mbak, suatu saat nanti pasti burung harus hinggap selamanya, hehehe..
To LKY: Sepertinya sih burung sudah siap, cuma katanya masih ingin main-main dulu sebentar :)
To Andrei: Kmu tau rasanya kan ndrei.. gimanaaa gitu.. Tapi i can guarantee you, she's not obsessed kok ;) |
 |

 |  |  |
enno March 24, 2008 12:49 PM PDT
hmm... jangan kelamaan menjadi burung yg terbang bebas, suatu hari dia tetap harus mencari dahan dan membuat sarang...
|
 |

 |  |  |
LKY March 20, 2008 11:51 AM PDT
Burung kecil masih menikmati kebebasanNya
Burung kecil masih mempunyai cita-citanya Sendiri
Burung kecil sudah siap untuk melawan arus sungai?
Burung kecil sudah siap melewati batu sungai yang licin?
Burung kecil sudah siap tengelam dan mati didalam sungai? |
 |

 |  |  |
andrei-travellous March 20, 2008 04:40 AM PDT
Waah postingan mu ini apa2 yang terjadi ditolak trus, padahal di idamkan? apakah kmu hanya ter obsesi belaka?
Hehehe I knew what u mean! itulah manusia yg terkadang memiliki hal lain yg akan berbeda jika di lihat dengan sudut yg beda pula, saya juga pernah merasakannya! ;) |
 |