Ternyata Tuhan sayang padanya
Ternyata Tuhan sayang padanya.
Kenaikan harga bahan bakar minyak kini tidak lagi menghantui setiap mimpi malamnya.
Tidak perlu lagi dia menghitung berapa liter bensin yang harus dikeluarkan setiap hari.
Dia kini terbebas dari segalanya, dari semua himpitan dan kekejaman dunia
Ternyata Tuhan sayang padanya.
Ditidurkan dirinya dalam lelap yang berkepanjangan.
Tiada lagi rekaan berapa kilogram beras yang harus dibeli untuk mencukupkan makan mulut anggota keluarganya.
Dia kini memejamkan mata untuk tidak merasakan gonjang-ganjing kekalutan bumi.
Ternyata Tuhan sayang padanya.
Ancaman kerusuhan massal yang mungkin terjadi tidak akan membuatnya cemas seperti 10 tahun lalu.
Pekerjaannya sudah tunai, tak ada hutang dan tak ada imbalan.
Semuanya sudah impas.
Dia kini berlari di awang-awang, berkejaran dengan bintang di langit.
Ternyata Tuhan sayang padanya.
Gaji yang tak kunjung ada peningkatan tidak akan membuatnya resah lagi.
Tidur yang abadi sedang dia alami.
Tak akan terbangun raganya karena jiwanya sudah tenang di alam sana, bersama dengan doa-doa yang dipanjatkan dari kefanaan.
Ternyata Tuhan betul-betul sayang padanya..
Posted at 03:45 pm by Hannyta