|
Wednesday, July 02, 2008
Tips berkendara dengan angkutan umum
Setelah menjadi pengguna setia angkutan umum selama hampir sepanjang hidupku, berikut ini adalah tips-tips (penting) yang dapat kuberikan supaya perjalanan anda berkendara dengan bis kota menjadi menyenangkan:
- Perhatikan gaya tidur anda
Bepergian dengan angkutan umum memang sangat melelahkan. Tapi bukan berarti ketika anda tidur, posisi tubuh anda dilupakan. Saran dariku (yang selalu memperhatikan ratusan gaya penumpang di angkot ketika tidur) adalah jangan sekali-kali tidur dengan posisi kepala mendongak! Itu sangat diharamkan, karena dengan posisi seperti itu, kecenderungan mulut untuk menganga tidak terkontrol dan akhirnya malah mangap sangat besar. Sering terjadi (dan terlihat), 9 dari 10 orang yang tidur dengan posisi kepala seperti itu, akhirnya menjadi sasaran tatapan iba penumpang lain karena mulutnya yang mangap dengan bebas. Itu sangat tidak elegan toh? Jadi, yang harus dilakukan ketika akan tidur adalah, posisikan kepala anda menunduk. Dengan begitu, mulut akan secara otomatis menjadi mingkem (menutup -- Red.), dan anda akan terhindar dari gaya tidur yang paling memalukan sekaligus berbahaya, hehe. Satu lagi, jika memang ingin tidur, pastikan TIDAK menyender dengan sangat (bahkan terlalu) nyaman di pundak penumpang lain. Itu sangat menyebalkan bagi yang disenderi 
- Perhatikan kaki apa yang digunakan ketika naik atau turun bis
Sesuai dengan petuah dari semua kondektur yang pernah kutemui, cara terbaik untuk NAIK BIS adalah dengan KAKI KANAN, dan gunakan KAKI KIRI ketika akan TURUN BIS. Bagi yang tidak menggunakan kaidah ini, dijamin akan nyungsep senyungsep-nyungsepnya, terutama ketika akan turun. Hal ini benar-benar pernah terjadi dengan temanku yang dengan noraknya (karena seumur-umur belum pernah naik bis, hehe) turun dengan kaki kanan, walaupun kernet di dalam sudah berteriak dengan full decibel.."KAKI KIRI NEEENG.. KAKI KIRIIII!!"
- Perhatikan kecepatan bis ketika akan turun
Ini penting untuk diperhatikan, karena bis-bis kota (terutama di Jakarta dan sekitarnya), sangat tidak 'penumpang-friendly' dalam menurunkan penumpangnya. Sering terjadi, bis tidak dalam kondisi berhenti penuh, ketika ada penumpangnya yang akan turun. Akibatnya, tentu akan fatal jika si penumpang memiliki semangat 45 yang membara untuk segera turun. Salah-salah, bukannya melangkah dengan pelan, si penumpang malahan melompat *hop* dengan bebas, sehingga kulit badan lah yang terlebih dulu mencium aspal. Sekali lagi, ini sangat penting. Jangan melompat ketika turun dari bis, dan perhatikan si supir ketika akan memberhentikan bisnya. Sehingga, diharapkan si supir akan memiliki sedikit belas kasihan untuk menurunkan kita dengan layak.
- Perhatikan kondisi cemilan yang tersedia di tas
Jalanan Jakarta yang makin tidak karuan akhir-akhir ini, berpotensi besar menimbulkan kemacetan parah di setiap tempat. Untuk menghindari bahaya kelaparan dan melirik penuh nafsu atas makanan teman sebangku di bis, disarankan untuk selalu membawa sebotol kecil minuman dan (syukur-syukur kalau ada) biskuit untuk asah gigi selama perjalanan.
- Perhatikan barang bawaan anda
Yang terakhir dari tips-tips berkendara dengan angkutan umum ini adalah, memperhatikan baik-baik tas, ransel, kantong plastik, atau apapun barang bawaan anda. Ini dilakukan guna menghindarkan diri dari incaran pencopet (atau yang lebih parahnya lagi, penodong) untuk menjadikan anda sebagai sasaran kejahatan mereka. Aku sendiri pernah satu kali ditodong oleh dua anak tanggung berpisau pramuka, dan untungnya lolos karena diselamatkan oleh supir mikrolet (lain kali akan kubahas dalam postingan tersendiri). Juga pernah hampir kecopetan (namun terlanjur kepergok olehku yang keburu merasa tasku dirogoh orang) ketika akan berangkat ke kantor. Tapi yang paling apes, hari pertamaku dulu ketika masuk SMA (masih jaman-jamannya Penataran P4), kantong rok ku dirogoh oleh segerombolan anak-anak STM dan hilanglah dompet pinguin warna merahku beserta isinya. Lagipula, tips terakhir ini juga selalu dinyanyikan oleh pengamen-pengamen jalanan sebagai lagu penutup mereka kok, jadi anda tidak mungkin lupa 
Semoga tips-tips dariku ini berguna untuk teman-teman semua. Lain kali jika ada tambahan lagi, postingan ini akan ku edit...
Last but not least, have a nice 'angkot riding' guys 
Posted at 10:51 am by Hannyta
 |  |  | blue July 11, 2008 02:53 PM PDT
huh.. ternyata saya salah pencet cancel. makanya kemaren perasaan dah pernah koment di tulisan ini.
cuman nambah tips.
Perhatikanlah orang yang Memperhatikan anda
karena siapa tau dia adalah kawan lama anda. Jakarta itu ajaib, kadang kita ketemu orang yang lama menghilang.
Tapi bisa juga, yang memperhatikan kita adalah pelaku kejahatan. kan lumayan, bisa belajar gerak-gerik pencopet.
oya, tukeran link boleh juga tuh.. |  |
  |  |  | Hanny July 11, 2008 12:50 PM PDT
Mbak Enno juga pasti sering ngerasain yang aku ceritakan kan? Hehehe.. soalnya aku suka ngerasa lucu sekaligus kasian kalau ada penumpang yang tidur dengan mulut mangap :)
Jadi kubuat aja postingan ini..
Glad u like it :) |  |
  |  |  | enno July 10, 2008 01:32 PM PDT
hahahaha... sumpah gue cekikikan baca postingan yg ini! ya ampun hanny ini postingan yg sgt2 berguna dan juga konyol abis :)) |  |
  |  |  | Hanny July 9, 2008 05:57 PM PDT
Andreiiiiii!! :D
Iya, it's been a while banget.. I'm good here :) |  |
  |  |  | travellous July 8, 2008 09:55 PM PDT
Btw, jangan pernah tertidur di angkot ibukota atau barang anda raib! Hahahaha!
it's been while, how are u? :) |  |
  |  |  | Hanny July 3, 2008 03:44 PM PDT
To mas Donny: Tadi pg sempet kutanya sama kondektur Patas63, dia bilang naik bis itu harus pakai kaki kanan, hehehe..
Tapi sebenarnya, aku juga pernah naik bis dengan kaki kanan, dan untungnya memang ga jatuh :) |  |
  |  |  | Donny Verdian July 3, 2008 01:55 PM PDT
Eh Mbak, bukannya kalau naik itu harus kaki kiri dulu sehingga ketika mobil bergerak ke depan masih ada kaki kanan yang bisa menopang ?
Kalau turun memang mesti kaki kiri kalau nggak mau jatuh dan dipermalukan hehehe!
Nice posting, sangat berguna! |  |
|
|