This is my thought, my inspirations, my world..
This is my blog, my home, wo de jia...
Enjoy..

   

<< July 2008 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




Daisypath Anniversary tickers




My Previous Posts
  • Hampir satu bulan
  • The Vow
  • Perempuan oh perempuan
  • Here comes the links
  • Recapitulation
  • Sang finalis
  • A.K.A.P
  • Main hati
  • New phase
  • Kangen dia
  • The Backstabber (part 2)
  • Pujangga kata
  • Dear papa..
  • Caleg oh caleg
  • Blogging fellah, blogging....
  • The Backstabber
  • Kisah cinta masa lalu
  • The check list
  • Piring somplak
  • Mars and Venus
  • Imbas hujan di rumahku
  • Kabar terakhir
  • Birthday wishes
  • Suara kepala
  • Guardian angel
  • Satu hal penting
  • Pria
  • Percakapan di sore kemarin
  • Setelah seratus hari
  • Tips berkendara dengan angkutan umum
  • All these marriage things
  • Sex and the city
  • Let's cook some meal together :)
  • Since he's gone..
  • 224 mg/dl
  • Ternyata Tuhan sayang padanya
  • Till death do them apart
  • Girang hati di pagi hari
  • Things will never be the same again
  • 4 May 2008
  • Selamat jalan papa..
  • Kursi itu mungkin tidak cocok untuk kita
  • Dokter gratis, obat sama
  • Coretan senja
  • Dua jam sebelum pulang
  • Mimpi si burung kecil
  • Suatu hari di studio foto
  • Burung kecil di tepi sungai
  • Pria tanpa P
  • Panglima keluarga
  • Upcoming birthday
  • Sms orang (gila)
  • He's going home
  • The secrets of secretary
  • Bandar judi setahun
  • Silhouettee
  • Gigiku malang, gigiku sayang
  • Penjagal gigi
  • Alone
  • Falling in love
  • Yang aku mau
  • Things you should know if your plane crashes...
  • Goodbye to you
  • Pesawatku hampir transit
  • Late 2007 and early 2008
  • It's holiday babe..
  • Bumi yang semakin panas
  • Smell like hell
  • Just try...
  • Wartawan kurang ajar
  • !@#$%^&*&^$#@!
  • Wake up you moron.. Cigarette=Drug
  • Salah omong... salah dengar
  • If life is so short
  • Ceklokan merah
  • Nonton film
  • Say g'bye to friendster
  • Her wedding
  • Wodejia




    Tulisan-tulisanku boleh dicopy-paste, tapi mohon dicantumkan source nya atau di link ke http://wodejia.blogdrive.com.... Thank you ;)



    My other blogs
    Thoughts, inspiration, and the way i see something
    My multiply



    Links
    Andrei // Andi Eriawan // Blue // Brokoli Sehat // Enno // Kodok // Ninit // Putlies // Renungan Harian // Silly // Tusuk Gigi



    Email me



    Visitors counter
    hits
    Fans on the page











    Enhanced with Snapshots

    Add to Technorati Favorites

    KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

    Search Engine Optimization



  • If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



    rss feed


    Tuesday, July 29, 2008
    Percakapan di sore kemarin

    "Katanya, mereka besok mau main kesana Ni.."
    "Besok? Besok kapan?"
    "Besok tanggal 30"
    "Duh mati gue.."
    "Kenapa 'mati gue'?"
    "Kok mendadak sih? Kan gue bilang setelah seratus hari aja"
    "Ya katanya sih cuma pengen main doang. Ngobrol aja.. ga disediain makanan juga ga apa-apa kok"
    "Hehehe.. bukannya ga mau nyediain makanan, tapi coba kamu bayangin muka nyokap gue nanti.. Dia bisa grogi berat loh. Kamu mau tanggung jawab?"
    "Ya maulah, kan buat dapetin kamu..."


    Seketika pembicaraan itu terngiang lagi di kepalaku pagi ini. Lebih dari dua minggu yang lalu dia sempat pintakan hal ini kepadaku. Jujur waktu itu tidak sesungging senyum pun yang muncul. Bahkan raut tidak senang yang malah menghiasi wajahku.

    Tapi kata-kata terakhir yang diucapkannya, membuatku hampir terbang ke langit. Seumur masa hubungan kami, tidak pernah sekalipun (mungkin pernah sekali-sekali, tapi tidak pernah kuingat karena menurutku terlalu jayus, hehe Big Smile) dia ucapkan kata-kata manis yang menyerempet ke arah kegombalan tingkat tinggi. Tidak pernah. Bisa mati bergidik aku kalau sampai hal itu pernah terjadi.

    Ah.. women are so hard to be pleased..

    Dipuja-puji, malah dikatakan gombal.
    Dikatakan apa adanya, malah dibilang tidak punya perasaan.
    Tidak pernah disanjung, malah dituduh tidak perhatian.

    Untungnya dua hari yang lalu, ketika percakapan ini berlangsung, tidak langsung kusemprot dan kupatahkan kata-kata terakhirnya. Mungkin dia bisa sakit hati dan jadinya terpuruk. Yang ada malah aku -- seorang perempuan yang keras hati -- termesem-mesem tidak jelas di hadapannya sampai susah payah kusembunyikan muka merah ini. Bodoh memang, tapi itulah kejadiannya.

    Jadi, kita lihat saja besok. Apa yang mereka mau katakan, ya katakanlah.

    Wish me luck guys :)

    Posted at 10:25 am by Hannyta

    blue
    August 8, 2008   04:12 PM PDT
     
    Berarti aku barusan ngombal donk??
    Hanny
    August 7, 2008   03:19 PM PDT
     
    To Popi: Ya gitu deh.. hehehe

    To Donny: Cieeeh, pasrah ya? Tapi ga ada yang harus di'selamat'in kok mas. Ga ada apa2 loh ternyata :)

    To mbak Enno: Mereka cuma maen doang kok, ga ngapa-ngapain lagi ^_^
    Popi
    July 31, 2008   08:14 AM PDT
     
    Ciee cieeeee! suit suiiiiiiw! so how how?
    Donny Verdian
    July 30, 2008   12:43 AM PDT
     
    Cinta butuh pasrah Mbak, dan pasrah itu enak! Makanya pasrahlah hehehe

    Selamat!
    enno
    July 29, 2008   12:38 PM PDT
     
    aseeek... ada yg mau dikunjungi camer!!! huhuy langsung dilamar kalee... sip han, pokoknya restuku menyertaimu! heuheu apaan seeh :))
     

    Leave a Comment:

    Name


    Homepage (optional)


    Comments




    Previous Entry Home Next Entry