This is my thought, my inspirations, my world..
This is my blog, my home, wo de jia...
Enjoy..

   

<< November 2007 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30




Daisypath Anniversary tickers




My Previous Posts
  • Hampir satu bulan
  • The Vow
  • Perempuan oh perempuan
  • Here comes the links
  • Recapitulation
  • Sang finalis
  • A.K.A.P
  • Main hati
  • New phase
  • Kangen dia
  • The Backstabber (part 2)
  • Pujangga kata
  • Dear papa..
  • Caleg oh caleg
  • Blogging fellah, blogging....
  • The Backstabber
  • Kisah cinta masa lalu
  • The check list
  • Piring somplak
  • Mars and Venus
  • Imbas hujan di rumahku
  • Kabar terakhir
  • Birthday wishes
  • Suara kepala
  • Guardian angel
  • Satu hal penting
  • Pria
  • Percakapan di sore kemarin
  • Setelah seratus hari
  • Tips berkendara dengan angkutan umum
  • All these marriage things
  • Sex and the city
  • Let's cook some meal together :)
  • Since he's gone..
  • 224 mg/dl
  • Ternyata Tuhan sayang padanya
  • Till death do them apart
  • Girang hati di pagi hari
  • Things will never be the same again
  • 4 May 2008
  • Selamat jalan papa..
  • Kursi itu mungkin tidak cocok untuk kita
  • Dokter gratis, obat sama
  • Coretan senja
  • Dua jam sebelum pulang
  • Mimpi si burung kecil
  • Suatu hari di studio foto
  • Burung kecil di tepi sungai
  • Pria tanpa P
  • Panglima keluarga
  • Upcoming birthday
  • Sms orang (gila)
  • He's going home
  • The secrets of secretary
  • Bandar judi setahun
  • Silhouettee
  • Gigiku malang, gigiku sayang
  • Penjagal gigi
  • Alone
  • Falling in love
  • Yang aku mau
  • Things you should know if your plane crashes...
  • Goodbye to you
  • Pesawatku hampir transit
  • Late 2007 and early 2008
  • It's holiday babe..
  • Bumi yang semakin panas
  • Smell like hell
  • Just try...
  • Wartawan kurang ajar
  • !@#$%^&*&^$#@!
  • Wake up you moron.. Cigarette=Drug
  • Salah omong... salah dengar
  • If life is so short
  • Ceklokan merah
  • Nonton film
  • Say g'bye to friendster
  • Her wedding
  • Wodejia




    Tulisan-tulisanku boleh dicopy-paste, tapi mohon dicantumkan source nya atau di link ke http://wodejia.blogdrive.com.... Thank you ;)



    My other blogs
    Thoughts, inspiration, and the way i see something
    My multiply



    Links
    Andrei // Andi Eriawan // Blue // Brokoli Sehat // Enno // Kodok // Ninit // Putlies // Renungan Harian // Silly // Tusuk Gigi



    Email me



    Visitors counter
    hits
    Fans on the page











    Enhanced with Snapshots

    Add to Technorati Favorites

    KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

    Search Engine Optimization



  • If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



    rss feed


    Friday, November 23, 2007
    If life is so short

    Kemarin sore aku mendapat sebuah berita yang cukup mengejutkan. Kak obed meninggal dunia. Dia adalah guru sekolah minggu yang dulu pernah jadi kakak sekolah minggu ku dan kini dia adalah rekan sepelayanan ku...

    Dia sudah koma selama 2 minggu lebih (dirinya jatuh pingsan ketika melatih angklung ansambel untuk Natal di gereja.. bayangkan, kami semua melihat dia jatuh pingsan dan langsung sejak itu tak pernah sadarkan diri), dan sepanjang itu pula istrinya - Kak Yuli - dengan setia menemani di rumah sakit dan tak pernah pulang, mungkin itulah yang disebut cinta sejati.

    Minggu lalu, kami sempat datang untuk mendoakan Kak Obed dan ia memberi respon dengan menggeliatkan tubuhnya. Tentu kami senang. We thought something good happened. Tapi kami sudah pasrah, tubuhnya hanya ditopang oleh mesin, bahkan bernafasnya pun sudah dibantu oleh respirator. Kami kira, kematian adalah hal yang paling baik yang Bapa berikan untuk nya. Namun tetap saja.. kematian adalah perpisahan menyedihkan bagi keluarganya.

    Usianya masih sangat muda.. baru 45 tahun. Bagi kebanyakan orang, 45 tahun adalah titik balik untuk mereview kehidupan. Namun bagi kami semua yang ditinggalkan, 45 tahun hidupnya yang singkat telah menorehkan banyak makna. Dia adalah ayah yang baik, guru sekolah minggu yang taat pada pelayanannya, dan suami yang setia. Cukup.. hanya itu. Tiga komponen yang penting dalam sebuah kehidupan sudah digenapi olehnya.. Aku rasa, baik Kak Yuli, Moses, maupun Joshua pun cukup bangga akan jalan hidup papanya.

    Betapa Kak Yuli dengan setia menunggui suaminya adalah hal yang patut dicontoh. Sampai maut memisahkan, begitu katanya. Kak Obed sudah bisa membuktikan pada semua orang bahwa pernikahan mereka bukan sebuah kesalahan. Mereka betul-betul berjuang (karena pernikahan mereka ditentang habis-habisan oleh kedua keluarga) dari nol untuk membina perkawinannya. Tidak ada yang berkomentar setelah itu. Semua diam. Semua tau, bahwa their marriage adalah sesuatu yang tepat. Bahwa tidak diperlukan 2 orang baik dan sempurna untuk menciptakan pernikahan yang kuat.. hanya dibutuhkan 2 orang yang mau saling mengisi.. hanya itu.

    Hari ini 2,5tahun anniversary ku dengan dia.. Not a single call or even sms from him mentioning this thing, apakah rasa itu masih ada? Ataukah sudah hilang menjadi buih-buih asa? Mungkin baginya aku bukan yang utama. Aku merasa hilang. Kami terlalu jauh, bukan.. bukan jauh secara fisik, namun secara hati.. Sudahlah. Aku pun merasa, mungkin ini tidak bisa dilanjutkan. Terlalu banyak masalah dan kedua pihak pun tidak mau berusaha. Hanya sampai situ. Tidak seperti Obed-Yuli yang mau berjuang, kami tidak seperti itu. Dia tidak tau bagaimana lagi caranya untuk menghadapi masalah kami.

    "Aku sudah menyerah"... setidaknya kalimat itu sudah sering dia katakan. Aku tau kamu sudah hampir putus asa, tapi tidakkah kau lihat perasaanku?

    Jika hidup ini begitu singkat, kenapa tidak kita perjuangkan saja? Kenapa kita tidak mau sedikit lagi berusaha? Toh kita tidak tau kapan kita akan dipanggil oleh-Nya, why don't we try? We need each other, don't you think so?

    Dua hari belakangan ini, lagu lama dari The Moffats terngiang dan berulang terus di kepalaku.. 

    ...If life is so short, i want to take a chance before we ran out of our time...

    Ya.. before we ran out of our time

    Posted at 09:17 am by Hannyta

    A Wei
    December 18, 2007   11:48 PM PST
     
    Jika hidup ini begitu singkat, kenapa tidak kita perjuangkan saja? Kenapa kita tidak mau sedikit lagi berusaha? Toh kita tidak tau kapan kita akan dipanggil oleh-Nya, why don't we try? We need each other, don't you think so?

    Dua hari belakangan ini, lagu lama dari The Moffats terngiang dan berulang terus di kepalaku..

    ...If life is so short, i want to take a chance before we ran out of our time.
    Setuju juga sama Andrei...bagus:)
    Andrei-travellous
    November 29, 2007   12:33 AM PST
     
    "Jika hidup ini begitu singkat, kenapa tidak kita perjuangkan saja? Kenapa kita tidak mau sedikit lagi berusaha? Toh kita tidak tau kapan kita akan dipanggil oleh-Nya, why don't we try?"

    Inspiratif sekali kalimat di atas. Saya setuju Han! :)
     

    Leave a Comment:

    Name


    Homepage (optional)


    Comments




    Previous Entry Home Next Entry