Ada kutipan yang bilang, bahwa orang yang patah hati jadi lebih kreatif. Dan orang yang sedang dikekang cintanya jadi lebih jago dan puitis dalam menuliskan apa yang dia rasa. Istilahnya, jadi pujangga dadakan, meskipun ada beberapa orang yang memang sudah dari sananya pandai merangkai kata.
Menurutku ya memang begitu.
Bukan, kali ini bukan bicara tentang diri sendiri (walaupun kadang-kadang sering merasa sok melankolis dan meratap-ratap tentang kisah cinta yang aneh), tapi sebuah blog yang tidak sengaja kutemukan dari blogwalking di tempat mbak enno yang terkenal dengan keromantisannya.
Yeap, aku baru saja menemukan bacaan baru. Kalau ada yang sempat, mampirlah ke rumah bapak ini - Painting the Sky - dan katakan pendapat teman-teman sekalian tentang dia.
Jarang ada pria yang menurutku bisa begitu gamblang menuangkan perasaannya kepada seorang perempuan dengan begitu dalam.
"Maaf ya pak, blognya saya publikasikan secara sepihak. Soalnya, ketika saya baca beberapa postingan situ, kok rasanya tangan ini gatal untuk menulis dan mengomentari ya? hehehe"
== end of story tentang bapak itu sambil berharap kisah cintanya akan segera membaik ==
Setelah hampir 4 tahun berjalan bersama dengan dia dalam segala kondisi, cuaca, senyum dan tangis, tetap masih ada satu hal yang tidak bisa kucerna dengan akal sehatku.
Kenapa dia tidak bisa paham tentang segala macam 'pertanggalan keramat ala perempuan' dan 'jenis-jenis anniversary' ?
Contoh: Dia tidak tau arti Valentine 
Oke, tak masalah. Toh hadiah untukmu sudah terbungkus dengan rapi dan akan terantar kepadamu, walaupun mungkin kamu akan melakukan apa yang pernah kamu lakukan dulu. Or even worst, menganggap itu sebagai hari biasa dan melaluinya dengan biasa pula.
Dibandingkan dengan bapak yang diatas, kamu memang kalah romantis. Jauh dari romantis dan tidak bisa mengungkapkan perasaanmu seperti dia.
Tapi aku tau, rasa sayang kamu padaku tidak kalah dengan rasa sayang dia kepada perempuannya 
Happy valentine....
I guarantee it won't be easy.
I guarantee that at one point or another, one of us is going to want to leave.
But I also guarantee that if I don't accept your proposal,
I am going to regret it for the rest of my life.
Because I know in my heart, you are the only one for me.