Wake up you moron.. Cigarette=Drugs
Aku tidak mengerti apa yang ada di otak manusia perokok. Kenapa mereka masih mau merogoh kocek dan membunuh diri pelan-pelan demi sebatang rokok yang panjangnya hanya 9cm? Kenapa? Apa tidak ada obat serangga atau racun tikus yang bisa memuaskan mereka?
Maaf kalau aku kasar. Entry kali ini akan dipenuhi oleh segala macam caci maki kepada kaum mereka.Tingkah polah perokok 'kurang ajar' itu benar-benar egois dengan menghisap dan ikut meracuni orang lain di tempat umum. Hal yang benar-benar bodoh. Mending kalau mereka tau diri dengan tidak menyembur-nyemburkan asap layaknya dukun.. Mereka justru tidak peduli dengan orang di sebelahnya dan terus saja berbuat seenak perutnya walaupun sekeliling mereka sudah komplain dengan tindakan egois mereka.

Tadi pagi, di peron stasiun bekasi, belasan (kalau tidak mau kukatakan puluhan atau bahkan ratusan) perokok beraksi dengan nyamannya tanpa sadar kalau stasiun adalah tempat umum. Suasana memang mendukung karena hujan gerimis yang membuat semua orang kedinginan dan perokok-perokok keparat itu menjadi ingin melampiaskan hasrat mereka untuk merokok! Sebal! Aku sudah berbatuk-batuk dengan keras, ibu-ibu di sebelahku pun sudah menutup hidung dengan sapu tangannya.. Tapi alih-alih berhenti, malah kedatangan seorang perokok lagi yang merasa bahwa stasiun itu rumah nenek moyangnya.
Padahal, tahukah kalian, bahwa rokok itu sama dengan candu? Cigarette is drug. Paling tidak ada 3 hal yang harus dipenuhi oleh sebuah benda untuk dikategorikan sebagai narkotik:
- Mengakibatkan kecanduan. Hal ini jelas-jelas terkandung dalam 'dewa 9 senti' itu. Berikan aku satu contoh orang yang tidak kecanduan dengan rokok. Berikan saja satu. Tidak ada kan?
- Membunuh penggunanya. Cepat atau lambat, penghisap rokok itu pasti akan terkena akibat dari pengisapan rokok. Penyakit atau kematian? You name it.
- Meracuni dengan hebat si pemakai. Bukan cuma pemakainya, tapi orang-orang di sekitarnya pun turut teracuni oleh penggunaan rokok. Bandingkan dengan narkoba yang hanya meracuni si pengguna, rokok bahkan lebih jahat dengan menjadikan orang-orang di sekelilingnya menjadi perokok pasif!!
- Tambahan: Lagipula, dengan merokok berarti telah turut andil dalam merusak bumi dan menjadikannya semakin panas dengan polusi. Ingatlah akan global warming. Kasihanilah bumi yang sudah semakin berat ini.
Jadi, dengan semua alasan di atas, layakkah kita katakan bahwa rokok tidak berbahaya? Rokok itu beracun teman. Sadarkah bahwa kalian telah meracuni kami yang tidak mau menghisap rokok? Kalau mau mati, matilah sendiri! Jangan mengajak orang lain untuk turut menderita bersama kalian.
Memang pabrik rokok telah menghidupi ribuan bahkan jutaan kepala, tapi setidaknya, bertenggang rasalah kepada yang tidak mau mati konyol seperti kalian. Hormatilah hak-hak kami untuk bernafas dengan udara yang bersih. Jangan merokok di tempat umum. Sadar diri!!